Wawancara Mendalam (in-depth interview)
Wawancara merupakan alat re-cheking atau pembuktian terhadap informasi atau keterangan yang diperoleh sebelumnya. Tehnik wawancara yang digunakan dalam penelitian kualitatif adalah wawancara mendalam. Wawancara mendalam (in–depth interview) adalah proses memperoleh keterangan untuk tujuan penelitian dengan cara tanya jawab sambil bertatap muka antara pewawancara dengan informan atau orang yang diwawancarai, dengan atau tanpa menggunakan pedoman (guide) wawancara, di mana pewawancara dan informan terlibat dalam kehidupan sosial yang relatif lama.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan seorang peneliti saat mewawancarai responden adalah intonasi suara, kecepatan berbicara, sensitifitas pertanyaan, kontak mata, dan kepekaan nonverbal. Dalam mencari informasi, peneliti melakukan dua jenis wawancara, yaitu autoanamnesa (wawancara yang dilakukan dengan subjek atau responden) dan aloanamnesa (wawancara dengan keluarga responden). Beberapa tips saat melakukan wawancara adalah mulai dengan pertanyaan yang mudah, mulai dengan informasi fakta, hindari pertanyaan multiple, jangan menanyakan pertanyaan pribadi sebelum building raport, ulang kembali jawaban untuk klarifikasi, berikan kesan positif, dan kontrol emosi negatif.
Observasi (Observation)
Beberapa informasi yang diperoleh dari hasil observasi adalah ruang (tempat), pelaku, kegiatan, objek, perbuatan, kejadian atau peristiwa, waktu, dan perasaan. Alasan peneliti melakukan observasi adalah untuk menyajikan gambaran realistik perilaku atau kejadian, untuk menjawab pertanyaan, untuk membantu mengerti perilaku manusia, dan untuk evaluasi yaitu melakukan pengukuran terhadap aspek tertentu melakukan umpan balik terhadap pengukuran tersebut.
Bungin (2007: 115) mengemukakan beberapa bentuk observasi yang dapat digunakan dalam penelitian kualitatif, yaitu observasi partisipasi, observasi tidak terstruktur, dan observasi kelompok tidak terstruktur.
- Observasi partisipasi (participant observation) adalah metode pengumpulan data yang digunakan untuk menghimpun data penelitian melalui pengamatan dan pengindraan dimana observer atau peneliti benar-benar terlibat dalam keseharian responden.
- Observasi tidak berstruktur adalah observasi yang dilakukan tanpa menggunakan guide observasi. Pada observasi ini peneliti atau pengamat harus mampu mengembangkan daya pengamatannya dalam mengamati suatu objek.
- Observasi kelompok adalah observasi yang dilakukan secara berkelompok terhadap suatu atau beberapa objek sekaligus.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam observasi adalah topografi, jumlah dan durasi, intensitas atau kekuatan respon, stimulus kontrol (kondisi dimana perilaku muncul), dan kualitas perilaku.
Studi Dokumen (Document Review)
Sejumlah besar fakta dan data tersimpan dalam bahan yang berbentuk dokumentasi. Sebagian besar data yang tersedia adalah berbentuk surat-surat, catatan harian, cenderamata, laporan, artefak, foto, dan sebagainya. Sifat utama data ini tak terbatas pada ruang dan waktu sehingga memberi peluang kepada peneliti untuk mengetahui hal-hal yang pernah terjadi di waktu silam. Secara detail bahan dokumenter terbagi beberapa macam, yaitu otobiografi, surat-surat pribadi, buku atau catatan harian, memorial, klipping, dokumen pemerintah atau swasta, data di server dan flashdisk, data tersimpan di website, dan lain-lain.
Diskusi Kelompok Terarah (Focus Group Discussion/FGD)
Focus Group Discussion (FGD) adalah teknik pengumpulan data yang umumnya dilakukan pada penelitian kualitatif dengan tujuan menemukan makna sebuah tema menurut pemahaman sebuah kelompok. Teknik ini digunakan untuk mengungkap pemaknaan dari suatu kalompok berdasarkan hasil diskusi yang terpusat pada suatu permasalahan tertentu. FGD juga dimaksudkan untuk menghindari pemaknaan yang salah dari seorang peneliti terhadap fokus masalah yang sedang diteliti.
Mungkin anda juga memerlukan artikel lain tentang
- Analisi Data Penelitian Kualitatif Model Spradley
- Analisis Data Penelitian Kualitatif Model Interaktif Menurut Miles dan Hubermen
- Analisis isi (content analysis) dalam Penelitian Kualitatif
- Beberapa Model Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif
- Contoh Panduan FGD dalam Penelitian Kualitatif
- Contoh Panduan Wawancara Mendalam dalam Penelitian Kualitatif
- Discourse Analysis (Analisis wacana) dalam penelitian kualitatif
- Fokus Penelitian dan Penelitian Kualitatif
- Format Desain Penelitian Kualitatif
- Gambaran Proses Penelitian Kualitatif: Tahap Pasca Lapangan
- Gambaran Proses Penelitian Kualitatif: Tahap Pekerjaan Lapangan
- Gambaran Proses Penelitian Kualitatif: Tahap Pra-Lapangan
- Jenis dan Pendekatan Penelitian Kualitatif
- Keabsahan Data Penelitian Kualitatif
- Masalah dalam penelitian kualitatif
- Metode Focus Group Discussion (FGD) dalam Penelitian Kualitatif
- Metode Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif
- Metode Studi Dokumen dalam pengumpulan data Penelitian Kualitatif
- Metode Wawancara Mendalam (Indepth-Interview) dalam Penelitian Kualitatif
- Metodologi Penelitian Kualitatif
- Pendekatan Biografikal dalam Penelitian Kualitatif
- Pendekatan Etnografi dalam Penelitian Kualitatif
- Pendekatan Fenomenologi Transendental Husserl dalam Penelitian Kualitatif
- Pendekatan Fenomenologi dalam Penelitian Kualitatif
- Pendekatan Grounded Theory dalam Penelitian Kualitatif
- Pendekatan Studi Kasus (Case Study) dalam Penelitian Kualitatif
- Pengantar Metodologi Penelitian Kualitatif
- Perkembangan Paradigma Metodologi Penelitian: Dari Positivistik, Post-Positivistik (Interpretif), hingga Hermeneutika
- Reduksi Data dalam analisis penelitian kualitatif menurut Miles & Huberman
- Reliabilitas Penelitian Kualitatif
- Rumusan Masalah dalam Penelitian Kualitatif
- Sistematika Penelitian Kualitatif
- Teknik Analisis Data Penelitian Kualitatif
- Teknik Moderasi Focus Group Discussion (FGD) dalam Penelitian Kualitatif
kalau metode kuisioner masuk mana ya..?
ReplyDeleteSeta, terimakasih komentarnya. Kuesioner atau daftar pertanyaan dalam penelitian, merupakan instrumen. Dalam penelitian kuantitatif, kuesioner biasa digunakan dalam metode wawancara atau angket. Sementara itu, wawancara (mendalam) dalam penelitian kualitatif menggunakan instrumen panduan wawancara. Demikian Seta, semoga bermanfaat.
ReplyDelete20151121 junda
ReplyDeletecanada goose uk
michael kors outlet
nike sb
soccer jerseys
cheap uggs
coach factorty outlet
jordan 8
pandora charms
nike air max uk
coach outlet
longchamp outlet
instyler max
mcm outlet
mcm outlet
nike roshe runs
polo outlet
louis vuitton outlet
nike uk
north face
coach factory outlet
louis vuitton borse
true religion jeans
ed hardy outlet
adidas shoes
christian louboutin shoes
louis vuitton outlet
michael kors outlet
mizuno running shoes
michael kors uk
ugg sale
louis vuitton outlet
gucci borse
ugg outlet
nike trainers
uggs outlet
canada gooses jackets
moncler jackets
jordan 3 infrared
coach canada outlet
cheap jordans
burberry outlet
ReplyDeletetory burch outlet
adidas outlet
michael kors handbags outlet
true religion uk
nfl jerseys wholesale
nike air force 1
burberry outlet
longchamp solde
swarovski crystal
michael kors outlet
tiffany and co
cheap jordans
michael kors outlet
oakley sunglasses wholesale
prada outlet
versace sunglasses on sale
hollister clothing
gucci outlet online
true religion uk outlet
true religion jeans outlet
toms outlet
nba jerseys
iphone case
beats headphones
michael kors outlet uk
lacoste shirts
coach outlet online
mulberry outlet
michael kors handbags
reebok shoes
oakley sunglasses
chrome hearts
beats by dr dre
michael kors outlet clearance
16.5.30qqqqqing