Monday, January 3, 2011

Pendekatan Studi Kasus (Case Study) dalam Penelitian Kualitatif

Salah satu jenis penelitian kualitatif deskriptif adalah berupa penelitian dengan metode atau pendekatan studi kasus (Case Study). Penelitian ini, seperti ditulis IslamKuno, memusatkan diri secara intensif pada satu obyek tertentu yang mempelajarinya sebagai suatu kasus. Data studi kasus dapat diperoleh dari semua pihak yang bersangkutan, dengan kata lain data dalam studi ini dikumpulkan dari berbagai sumber (Nawawi, 2003). Sebagai sebuah studi kasus maka data yang dikumpulkan berasal dari berbagai sumber dan hasil penelitian ini hanya berlaku pada kasus yang diselidiki. Lebih lanjut Arikunto (1986) mengemukakan bahwa metode studi kasus sebagai salah satu jenis pendekatan deskriptif, adalah penelitian yang dilakukan secara intensif, terperinci dan mendalam terhadap suatu organisme (individu), lembaga atau gejala tertentu dengan daerah atau subjek yang sempit.
Penelitian case study atau penelitian lapangan (field study) dimaksudkan untuk mempelajari secara intensif tentang latar belakang masalah keadaan dan posisi suatu peristiwa yang sedang berlangsung saat ini, serta interaksi lingkungan unit sosial tertentu yang bersifat apa adanya (given). Subjek penelitian dapat berupa individu, kelompok, institusi atau masyarakat. Penelitian case study merupakan studi mendalam mengenai unit sosial tertentu dan hasil penelitian tersebut memberikan gambaran luas serta mendalam mengenai unit sosial tertentu. Subjek yang diteliti relatif terbatas, namun variabel-variabel dan fokus yang diteliti sangat luas dimensinya (Danim, 2002 ).
Penelitian studi kasus akan kurang kedalamannya bilamana hanya dipusatkan pada fase tertentu saja atau salah satu aspek tertentu sebelum memperoleh gambaran umum tentang kasus tersebut. Sebaliknya studi kasus akan kehilangan artinya kalau hanya ditujukan sekedar untuk memperoleh gambaran umum namun tanpa menemukan sesuatu atau beberapa aspek khusus yang perlu dipelajari secara intensif dan mendalam. Disamping itu, studi kasus yang baik harus dilakukan secara langsung dalam kehidupan sebenarnya dari kasus yang diselidiki. Walaupun demikian, data studi kasus dapat diperoleh tidak saja dari kasus yang diteliti, tetapi juga dapat diperoleh dari semua pihak yang mengetahui dan mengenal kasus tersebut dengan baik. Dengan kata lain, data dalam studi kasus dapat diperoleh dari berbagai sumber namun terbatas dalam kasus yang akan diteliti tersebut (Nawawi, 2003 ).
Pengertian yang lain, studi kasus bisa berarti metode atau strategi dalam penelitian, bisa juga berarti hasil dari suatu penelitian sebuah kasus tertentu.Dalam konteks tulisan ini, penulis lebih memfokuskan pada pengertian yang pertama yaitu sebagai metode penelitian. Studi kasus adalah suatu pendekatan untuk mempelajari, menerangkan, atau menginterpretasikan suatu kasus dalam konteksnya secara natural tanpa adanya intervensi pihak luar. Pada intinya studi ini berusaha untuk menyoroti suatu keputusan atau seperangkat keputusan, mengapa keputusan itu diambil, bagaimana diterapkan dan apakah hasilnya. (Salim, 2001).
Secara ringkasnya yang membedakan metode studi kasus dengan metode penelitian kualitatif lainnya adalah kedalaman analisisnya pada kasus yang lebih spesifik (baik kejadian maupun fenomena tertentu). Biasanya pendekatan triangulasi juga digunakan untuk menguji keabsahan data dan menemukan kebenaran objektif sesungguhnya. Metode ini sangat tepat untuk menganalisis kejadian tertentu disuatu tempat tertentu dan waktu yang tertentu pula.



Mungkin anda juga memerlukan artikel lain tentang

  1. Analisi Data Penelitian Kualitatif Model Spradley
  2. Analisis Data Penelitian Kualitatif Model Interaktif Menurut Miles dan Hubermen
  3. Analisis isi (content analysis) dalam Penelitian Kualitatif
  4. Beberapa Model Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif
  5. Contoh Panduan FGD dalam Penelitian Kualitatif
  6. Contoh Panduan Wawancara Mendalam dalam Penelitian Kualitatif
  7. Discourse Analysis (Analisis wacana) dalam penelitian kualitatif
  8. Fokus Penelitian dan Penelitian Kualitatif
  9. Format Desain Penelitian Kualitatif
  10. Gambaran Proses Penelitian Kualitatif: Tahap Pasca Lapangan
  11. Gambaran Proses Penelitian Kualitatif: Tahap Pekerjaan Lapangan
  12. Gambaran Proses Penelitian Kualitatif: Tahap Pra-Lapangan
  13. Jenis dan Pendekatan Penelitian Kualitatif
  14. Keabsahan Data Penelitian Kualitatif
  15. Masalah dalam penelitian kualitatif
  16. Metode Focus Group Discussion (FGD) dalam Penelitian Kualitatif
  17. Metode Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif
  18. Metode Studi Dokumen dalam pengumpulan data Penelitian Kualitatif
  19. Metode Wawancara Mendalam (Indepth-Interview) dalam Penelitian Kualitatif
  20. Metodologi Penelitian Kualitatif
  21. Pendekatan Biografikal dalam Penelitian Kualitatif
  22. Pendekatan Etnografi dalam Penelitian Kualitatif
  23. Pendekatan Fenomenologi Transendental Husserl dalam Penelitian Kualitatif
  24. Pendekatan Fenomenologi dalam Penelitian Kualitatif
  25. Pendekatan Grounded Theory dalam Penelitian Kualitatif
  26. Pendekatan Studi Kasus (Case Study) dalam Penelitian Kualitatif
  27. Pengantar Metodologi Penelitian Kualitatif
  28. Perkembangan Paradigma Metodologi Penelitian: Dari Positivistik, Post-Positivistik (Interpretif), hingga Hermeneutika
  29. Reduksi Data dalam analisis penelitian kualitatif menurut Miles & Huberman
  30. Reliabilitas Penelitian Kualitatif
  31. Rumusan Masalah dalam Penelitian Kualitatif
  32. Sistematika Penelitian Kualitatif
  33. Teknik Analisis Data Penelitian Kualitatif
  34. Teknik Moderasi Focus Group Discussion (FGD) dalam Penelitian Kualitatif

8 comments:

  1. variable pengganggu, variable tersebut bersifat hipotetikal artinya secara kongkrit pengaruhnya tidak kelihatan, tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara varaibel bebas dan tergantung yang sedang diteliti. Oleh karena itu, variable pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti.
    Lylyana Octaviani/A1.0800450/S1 KEPERAWATAN

    ReplyDelete
  2. Variable pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi.
    Variabel pengganggu dapat memperkuat dan memperlemah hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat, jadi menurut saya variabel pengganggu dalam penelitian dapat di kembangkan jika efek dari variabel tersebut itu memperkuat hubungan antar variabel, namun jika sebaliknya maka sebaiknya variabel pengganggu itu tidak perlu diteliti lebih jauh.

    HINDUN MUNTOFINGAH
    A1.0800444

    ReplyDelete
  3. nike trainers uk, http://www.niketrainers.me.uk/
    louis vuitton handbags, http://www.louisvuittonhandbagsoutlet.co.uk/
    los angeles lakers, http://www.lakersjerseys.us/
    longchamp outlet, http://www.longchampoutlet.name/
    ray-ban sunglasses, http://www.rayban-sunglassess.us.com/
    mont blanc outlet, http://www.montblancpensoutlets.com/
    lululemon outlet, http://www.yogapants.us.com/
    fitflop, http://www.fitflop.in.net/
    cheap soccer jerseys, http://www.cheapsoccerjersey.net/
    air max shoes, http://www.nikeairmaxshoess.co.uk/
    thomas sabo uk, http://www.thomassabos.co.uk/
    cleveland cavaliers jersey, http://www.cavaliersjerseys.net/
    vikings jerseys, http://www.minnesotavikingsjersey.us/
    kobe bryants shoes, http://www.kobeshoes.us/
    miami heat jersey, http://www.miamiheatjerseys.net/
    moncler jackets, http://www.moncler.us.com/
    new england patriots jerseys, http://www.newenglandpatriotsjerseys.us/
    karen millen uk, http://www.karenmillendressesoutlets.co.uk/
    michael kors factory outlet, http://www.michaelkorsfactoryoutlet.us.org/
    coach handbags, http://www.coachhandbagsoutletonline.us.com/
    cai2015914

    ReplyDelete

Menulis latar belakang penelitian

Tugas Individu Kelas Reguler A-B 2017 Tugas Menyusun Latar Belakang Penelitian Deskripsi: Keberhasilan menyusun latar belakang, sangat menen...