Menurut Siagian (1998) pelayanan secara umum adalah rasa menyenangkan yang diberikan kepada orang lain disertai kemudahan-kemudahan dan memenuhi segala kebutuhan mereka. Dengan demikian pelayanan merupakan upaya memberikan kesenangan-kesenangan kepada pelanggan dengan adanya kemudahan kemudahan agar pelanggan dapat memenuhi kebutuhannya.
Sementara itu, Payne (2000) menyatakan kualitas jasa berkaitan dengan kemampuan sebuah organisasi untuk memenuhi atau melebihi harapan pelanggan. Menurut Mulyono (1993) pelayanan adalah rasa (menyenangkan atau tidak menyenangkan) yang oleh penerima pelayanan pada saat memperoleh pelayanan. Fitzsimmons & Fitz-Simmons (Soetjipto, 1997) mengatakan service quality didefinisikan sebagai seberapa jauh perbedaan antara kenyataan dan harapan para pelanggan atas layanan yang mereka terima/peroleh. Dari seluruh defenisi di atas dapat dilihat bahwa kualitas pelayanan dapat disimpulkan sebagai sebuah tingkat kemampuan (ability) dari sebuah perusahaan dalam memberikan segala yang menjadi harapan pelanggan dalam memenuhi kebutuhan.
Kualitas pelayanan adalah tingkat keunggulan yang diharapkan dan pengendalian atas tingkat keunggulan tersebut dalam memenuhi keinginan pelanggan (Wyckof dalam Tjiptono,1996). Ada dua faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan yaitu expected service dan perceived service(Parasuraman et al.,1985). Apabila jasa yang diterima atau dirasakan (perceived service) sesuai dengan yang diharapkan, maka kualitas pelayanan akan dinilai baik dan memuaskan. Jika kualitas pelayanan yang diterima melampaui harapan pelanggan, maka kualitas pelayanan dinilai sebagai kualitas yang iseal, sebaliknya bila kualitas pelayanan yang diterima lebih rendah dari yang diharapkan, maka kualitas pelayanan dinilai buruk.
Lima dimensi pokok kualitas pelayanan menurut Parasuraman dalam Supranto (1997)adalah :
· Bukti langsung meliputi fasilitas fisik, perlengkapan, pegawai dan sarana komunikasi.
· Keandalan (reliability) yaitu kemampuan memberikan pelayanan yang dijanjikan dengan segera, akurat dan memuaskan.
· Daya tanggap (responsiveness) yaitu keinginan para staff untuk membantu para pelanggan dan memberikan pelayanan dengan tanggap.
· Jaminan (assurance) mencakup pengetahuan,kemampuan,kesopanan dan sifat dapat dipercaya yang dimiliki para staff, bebas dari bahaya, resiko dan keragu raguan.
· Empati meliputi kemudahan dalam melakukan hubungan, komunikasi yang baik, perhatian pribadi dan memahami kebutuhan para pelanggan.
Kualitas Pelayanan yang baik adalah pelayanan kesehatan yang bermutu adalah pelayanan kesehatan yang dapat memuaskan setiap pemakai jasa pelayanan kesehatan sesuai dengan tingkat kepuasan rata rata penduduk, serta penyelenggaraannya sesuai dengan standar dan kode etik yang telah ditetapkan (Azwar,1996). Kualitas Pelayanan yang baik bagi pasien dikaitkan dengan kesembuhan dari penyakit, meningkatnya derajad kesehatan/kesegaran yang dipengaruhi oleh kecepatan pelayanan, kepuasan terhadap lingkungan fisik dan tarif yang dianggap memadai. Kualitas Pelayanan yang buruk lebih disebabkan oleh perawat yang bermuka cemberut, betapapun sangat cekatan dan profesionalnya perawat tersebut dalam memberikanpelayanan (Jacobalis,1990)
Daftar Pustaka
· Azwar, A., 1996, Menjaga Mutu Pelayanan Kesehatan, Pustaka Sinar Harapan, Jakarta
· Banjarmasin Post, 2003,Second Opinion Hak Pasien,Kok! 12 Januari Carmel & Hang,1985,Modern Health Care Administration, Academic Press,New York.
· Bruce J, Fundamental element of the Quality of Care : a Simple framework; Studies In Family Planning,Vol.21 Number 2 March/April 1990,pages 61-91
· Fisk dkk, 1990,Creating Patient Satisfaction and Loyalti,Journal of Helath Care Marketing, 10-2:5-15.
· Hall and Dornan,1990, Patient Sociodemographic Caracteristic as Predictor of Satisfaction With Medical Care: a Meta-analysis,Sos.Sci Med.7:811-818
· Hari Purnomo, 1995, Pengelolaan Keluhan Pasien dalam Public Relations dan Social Marketing Untuk Rumahsakit, Magister Manajemen Rumahsakit, Yogyakarta.
· Jacobalis,S, 1990, Kegiatan Pemasaran Rumahsakit, Seminar Pemasaran dan Kebijakan Promosi RS ,IRSJAM, Majalah Perumahsakitan Edisi XVIII April – Juni, Jakarta
· Kotler ,P., 2000, Manajemen Pemasaran, Analisis, Perencanaan, Implementasi dan Pengendalian, Jilid I, edisi 6, Erlangga, Jakarta.
· Kuncoro, 1994, Total Quality Manajement, dalam Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan di Rumahsakit, Seminar Manajemen Mutu Terpadu, Bapelkes Gombong.
· Nila Ismani, 2001. Hj, SKM, Etika Keperawatan,Jakarta.
· Parasuraman, 1985 , A Conseptual Model of Service Quality and its Implication for Future Research, Journal of Marketing, 49 (Fall),41-50.
· Parwati, D.M.W. (1999) Analisis Mutu Pelayanan Keperawatan Dari Sudut Pandang Pasien Terhadap Ruang Rawat Inap RSUP dr. Kariadi Semarang. Tesis , UGM, Yogyakarta.
· R. Darmanto, 1997, Kiat mengelola rumahsakit, Jakarta.
· Soejadi, 1996, Pedoman Penilaian Kinerja RS, Katiga, Jakarta.
· Supriyati, 2004, Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Keperawatan di Ruang Rawat Inap I RS DR. Sardjito Yogyakarta.. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta
· Suroso Santoso, 2003, Manajemen Sumber Daya Manusia Di Rumah sakit, Jakarta : EGC
· Syaifuddin, Adi Utarini, 2005, Kepuasan Pasien dan Efektifitas Sistem Management Keluhan di Rumahsakit RSU PKU Muhammadiyah Yogyakarta, Journal Kebidanan dan Keperawatan Vol; 1, no 2, Des 2005 hal 115-128.
· Tjiptono, F.,1996, Manajemen Jasa, Andi, Yogyakarta.
· Tri Anjaswarni dkk, 2002, Analisis Tingkat Kepuasan Klien Terhadap Perilaku Caring Perawat di RSUD Dr. Saiful Anwar Malang, Jurnal Keperawatan Indonesia, Vol 6 ,No 2, Sept 2002
· Purwanto S Wardoyo, SKM, 1998, Menuju Keperawatan Profesional, Semarang.
20162.26linying
ReplyDeletemichael kors outlet
michael kors outlet clearance
polo ralph lauren
michael kors outlet
nike cortez
nike air jordan
canada gooses outlet
coach factory outlet
true religion outlet
louis vuitton handbags
louis vuitton outlet
air max
longchamp bags
jordans shoes
polo ralph lauren outlet
chi flat iron
ray ban sunglasses
michael kors
nike sb shoes
abercrombie & fitch
ray bans
louboutin
burberry outlet
burberry outlet online
michael kors outlet
ray ban sunglasses
jordan retro 3
coach factory outlet
ugg boots
gucci outlet
nike blazer
michael kors handbags
ralph lauren pas cher
michael kors
ugg boots
pandora jewelry
canada goose sale
canada goose jacket
louis vuitton handbags
michael kors uk