Friday, February 20, 2015

Tugas Peneliti Menangani Variabel Pengganggu dalam penelitian


Tindakan Peneliti 

Apa tindakan yang harus diambil peneliti untuk mengurangi efek variabel pengganggu?

122 comments:

  1. Nama : Rini Ristianingsih
    NIM : A11200814
    Semester / Tingkat : 6 / 3
    Prodi/ Kelas : S1 Keperawatan / B

    Apa yang dilakukan peneliti untuk mengurangi/ mengontrol variabel pengganggu ?

    efek faktor sebagai variabel prediktor akan dapat diyakini bukan akibat Pengaruh variabel penekan/pengganggu(nuisan/suppressor/exsternal variable)
    bila peneliti dapat mengendalikan semua variabel penekan/pengganggu tersebut.Pengendalian dilakukan dengan membuat kondisi yang sama atau setidaknya homogen. Karena desain ini didasarkan pada kemampuan peneliti mengendalikan /mengontrol variabel penekan /pengganggu maka disebut dengan
    desain/ancangan lingkungan.
    Ada beberapa desain eksperimen berdasarkan kemampuan peneliti
    mengedalikan variabel penekan /pengganggu.
    1.Desain Eksperimen Acak Sempurna (Completely Randomized Design)
    Desain eksperimen disebut dengan desain acak sempurna jika seluruh variabel pengganggu dapat dikendalikan atau dikontrol sehingga berubah kedudukannya
    menjadi variabel terkendali ( control variable). Harus diingat bahwa sumber variabel pengganggu dapat berasal dari objek penelitiannya/satuan eksperimen, dapat berasal dari kondisi eksternal.
    2.Desain Eksperimen Acak berblok
    (Randomized Completely Block Design)
    Desain eksperimen disebut dengan desain acak berblok jika ada satu dari seluruh variabel pengganggu yang tidak dapat dikendalikan atau dikontrol sehingga berubah
    kedudukannya menjadi variabel terkendali (control variable
    ), namun dengan caradibuat grup
    grup di dalamnya masih dapat diperoleh kondisi yang homogen di
    masing-masing grup.
    3.Desain Eksperimen Bujur Sangkar Latin (Latin Square Design)
    Desain bujur sangkar latin diterapkan bila ada dua variabel pengganggu yang tidak dapat dihomogenkan sepenuhnya, namun masing masing masih dapat dihomogenkan dengan cara pengeblokan.
    4.Desain Eksperimen Kovariansi
    (Covariance Design)
    Desain eksperimen kovariansi diterapkan bila ada satu atau lebih variabel penekan/pengganggu yang tidak dapat dihomogenkan sama sekali. Dengan demikian,
    variabel penekan/pengganggu tersebut harus didata dan dihilangkan pengaruhnya
    ketika dilakukan analisis terhadap data hasil eksperimen. Melalui analisis kovariansi
    akan dapat diketahui apakah variabel yang dicur igai sebagai vaariabel penekan/pengganggu benar-benar merupakan variabel peragam (covariable) secara nyata/signifikan ikut mempengaruhi hasil eksperimen. Jika pengaruhnya benar-benar
    signifikan maka harus dilakukan analisis statistika untuk menghilangkan pengaruh variabel peragam. Dengan dihilangkannya pengaruh variabel peragam maka
    perbedaan yang ada pada variabel tergayut adalah benar-benar akibat pengaruhvariabel bebas.

    ReplyDelete
  2. Nama : Slamet Andriyanto
    Nim : A11200826
    Prodi : S1 Keperawatan
    Tingkat : 3B

    Jawaban :
    untuk mengontrol agar variabel penggaggu tidak dapat mempengaruhi hubungan yang dikehendaki bisa dilakukan sejak membuat kerangka konsep, memilih desain penelitian dan analisa data
    1. mengidentifikasi variabel pengganggu yang mungkin muncul
    2. menjelaskan antisipasi yang telah dilakukan agar variabel pengganggu tidak muncul
    3. pada Bab kesimpulan harus dijelaskan apa variabel pengganggu masih muncul serta menjelaskan sebab kemunculannya.

    ReplyDelete
  3. Nama : Nur Syaekhi Priatama
    NIM : A11200805
    Prodi : S1 Keperawatan/ B

    agar dapat mengurangi adanya variabel pengganggu bisa dikendalikan dengan menggunakan pencocokan/ metode/ pendekatan statistik.
    pencocokan merupakan bagian terpenting dari desain penelitian,seperti halnya kontrol dapat dikendalikan melalui stratifikasi yang digunakan untuk menyingkirkan pengaruh variabel pengganggu dan dapat dengan memecah kelompok kasus dan kontrol menjadi sub unit/ sub kelompok

    ReplyDelete
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    ReplyDelete
  5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    ReplyDelete
  6. NAMA : AKHMAD BAEQUNI HADI
    NIM : A11200738
    PRODI : S1 KEPERAWATAN A / 6

    JAWABAN
    Yang harus dilakukan peneliti terhadap variabel pengganggu adalah mengontrol atau (isolasi) karena dapat melemahkan validasi internal maupun validasi eksternal dan variabel variabel yang lain dalam sebuah penelitian.

    ReplyDelete
  7. Nama : Nia Roselaeni
    NIM : A11200800
    Prodi : S1 Keperawatan B
    Sem. : VI (enam)

    salah satu hal yang harus dilakukan peneliti adalah mengaplikasikan salah satu atau 4 jenis Konsep dari Validitas:
    1. Validitas Internal
    2. Validitas Eksternal
    3. Validitas Konstruk
    4. Validitas Statistik
    keempat jenis konsep ini bertujuan meningkatkan akurasi dan kegunaan temuan dengan menghilangkan atau mengendalikan banyaknya pengganggu variabel mungkin, yang memungkinkan untuk kepercayaan yang lebih besar dalam temuan sebuah studi yang diberikan. keempat konsep ini juga berinteraksi untuk mengendalikan dan meminimalkan dampak dari berbagai faktor asing yang dapat mengacaukan studi dan mengurangi akurasi.

    ReplyDelete
  8. Nama : Nur Hasanah
    NIM : A11200803
    Prodi : S1 Keperawatan 3B

    Cara pengendalian efek Variabel pengganggu...

    Variabel Pengganggu selalu ada dalam penelitian dan jika tidak dikendalikan oleh peneliti, variabel pengganggu adalah suatu ancaman yang besar bagi peneliti karena bisa menyebabkan hasil penelitiannya tidak baik maka dari itu dilakukan beberapa cara dan salah satunya adalah dengan mengesampingkan variabel pengganggu tetapi variabel pengganggu tetap ada namun tidak nampak atau tidak terlihat dan variabel ini bisa terbagi bagi atau dihilangkan dan mendapatkan solusi yang baik.

    ReplyDelete
  9. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    ReplyDelete
  10. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    ReplyDelete
  11. Nama : Muhammad Tegar Cahyo Jati
    NIM : A11200798
    Prodi : S1 Keperawatan B
    Tingkat 3 / Semester 6

    Variabel Pengganggu
    Ketika peneliti mengasumsikan bahwa selain variabel X dan Y masih ada faktor lain yang sangat menentukan untuk mengetahui hubungan antarvaribel yang sebenarnya, maka di sini perlu menyertakan faktor itu sebagai variabel penekan atau pengganggu dalam pengujian. Tujuan penyertaan variabel penekan ini adalah untuk mengeleminir kemungkinan kesalahan dalam pengambilan kesimpulan. Penelitian mengenai hubungan antara “lama waktu senggang (di rumah) dengan lama menonton televisi”, misalnya, diasumiskan akan berbeda antara suami dengan isteri. Karena itu, variabel ‘jenis kelamin’ dapat dijadikan sebagai variabel penekan/pengganggu.

    ReplyDelete
  12. Nama : Novi Anaswati
    Nim : A11200801
    Prodi : S1 Keperawatan

    Variabel pengganggu merupakan Variable intervening yang didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan antara Variabel independent dengan Variabel dependent, tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel independent dan atau variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti

    ReplyDelete
  13. Nama :Nurul Annisa
    NIM :A11200806
    Prodi :S1 kep VI/B

    Variabel pengganggu adalah kebalikan dari variabel penekan, apabila dalam analisis awal menunjukan hubungan positif antara variabel bebas dan variabel terikat, tetapi apabila dimasuk variabel tersebut menjadi tidak nampak atau hubunganya menjadi negatif. Dalam kasus ini variabel ketiga tersebut disebut variabel pengganggu (Distoter variable).

    ReplyDelete
  14. Nama ;Ratih Meila Sari
    NIM ; A11200813
    Semester ; 6
    Prodi ; S1 Keperawatan B

    Dalam seluruh langkah penelituan,seorang peneliti perlu menjaga sebaik-baiknya agar hubungan yang akan di buktikan yang akan di cari benar adanya , artinya variabel terikat memeang di penggaruhi variabel bebas , bukan oleh variabel lain yang tidak di kehendaki,variabel lain itu di sebut variabel penganggu(counfonding). yang perlu dilakukan untuk menjadi yakin tentang hubungan yang ada adalah menggontrol agar variabel pengganggu tidak dapat mempenggaruhi variabel yang dikehendaki.langkah tersebut dapat dimulai sejak menyatakan kerangka konsep, memilih desain penelitian dan analisis data . salah satu analisis statistik yang dapat digunakan untuk mengontrol variabel pengganggu tersebutadalah analisis arians (anvoka). analisis arians (anvoka) merupakan gabungan analisis varians dan analisis regresi.

    ReplyDelete
  15. Nama : Isnaeni Restiana
    NIM : A11200792
    S1 Keperawatan 3B

    variable pengganggu, variable tersebut bersifat hipotetikal artinya secara kongkrit pengaruhnya tidak kelihatan, tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara varaibel bebas dan tergantung yang sedang diteliti. Oleh karena itu, variable pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti.

    ReplyDelete
  16. Nama : Rizka Tri Yuliasari
    NIM : A11200818
    Prodi : S1 keperawatan

    Tindakan yang harus dilakukan peneliti untuk mengurangi efek variabel pengganggu adalah menempatkan secara acak anggota diantara beberapa kelompok eksperimen dan kontrol sehingga variabel yang mengacaukan secara acak ini dibagi keseluruh kelompok dengan mendistribusikan variabel pengacau diantara kelompok yang sama.

    ReplyDelete
  17. Nama: dedyhartanto
    Nim: A11200767
    Prodi: S1 keperawatan /A
    Jawaban:
    Data yang sudah kita dapatkan jangan terlalu tergesa-gesa untuk di simpulkan karena data yang kita dapat belum yentu lengkap jadi kita harus gali informasi dan dapatakan data sebnyak mungkin dan sedetail mungkin untuk mendapatkan data yang lengkap dan jangab lupa untuk di tinjau dan pantau selalu dalam data penelitianya.

    ReplyDelete
  18. Nama : Bangkit Faiq S
    Nim : A11200760
    Prodi : S1 keperawatan A

    Jawaban :
    Tindakan yang harus dilakukan peneliti untuk meminimalkan variabel pengganggu ialah seorang peneliti harus berhati hati dalam melakukan validitas data, sebelum melakukan validitas data yang akurat harus ada hipotesis, dan untuk mengurangi variabel pengganggu peneliti harus cermat membuat hipotesis bila perlu peneliti harus melakukan percobaan untuk mendapatkan prediksi yang akurat tentang masalah penelitian tersebut.

    ReplyDelete
  19. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    ReplyDelete
  20. Nama: Yudha Rahmawan
    NIM : A11200850
    Prodi. : S1 Keperawatan / B

    Peneliti harus memahami pengaruh terhadap variabel yang sedang di kerjakan,dan pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti. Sehingga tidak berpengaruh negatif terhadap variabel utama.

    ReplyDelete
  21. Nama : tri utami apriani
    Nim : A11200839
    Prodi : S1 keperawatan B

    Tindakan apa yang dilakukan peneliti untuk mengurangi efek variabel pengganggu yaitu variabel yang mengganggu hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen. Yang perlu dilakukan mengontrol agar variabel pengganggu tidak dapat mempengaruhi hubungan yang dikehendaki, menyatakan keranka konsep yang benar, memilih desain penelitian dan menganalisa data menggunakan analis statistik. Salah satunya dengab analis konvarians pada analis tersebut dapat digunakan pada berbagai macam rancangan percobaan misalnya rancangan acak lengkap dan rancangan acak kelompok .

    ReplyDelete
  22. Nama:Taufik Nurrohman
    NIM :A11200833
    prody/kelas : S1 keperawatan 3B
    Semester : 6

    Variabel pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan variabel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat,diukur,dan dimanipulasi.Pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh - pengaruh variabel bebas dan variabel moderat terhadap gejala yang sedang diteliti.Sebaiknya dalam melakukan penelitian kita harus benar - benar memahami jenis-jenis variabel.bisa membedakan mana yang merupakan variabel bebas,terikat dan pengganggu agar penelitian agar penelitian berjalan sesuai rencana dan lebih terfokuskan pada variabel yang akan diteliti supaya kita tidak dikacaukan oleh variabel pengganggu maka sebaiknya variabel pengganggu diabaikan walaupun sudah diketahui variabel pengganggunya

    ReplyDelete
  23. Nama : Riski indriyani istifaroh
    Nim : A11200816
    Prodi : S1 kep 6B


    variabel pengganggu bersifat hipotetikal artinya secara konkrit pengaruhnya tidak kelihatan ,tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara variabel bebas dan tergantung yang sedang diteliti.
    untuk mengurangi efek variabel penganggu peneliti harus mengontrol variabel bebas dan variabel tergantung untuk menetralisir ataupun menghilangkan variabel penganggu.
    peneliti harus melakukan tindakan untuk meningkatkan fungsi variabel bebas dan variabel tergantung.

    ReplyDelete
  24. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    ReplyDelete
  25. Nama: Aditya dwi priasojo
    Nim : A11200735
    S1 keperawatan 3A

    peneliti harus berhati hati dalam melakukan validitas
    data, sebelum melakukan validitas data yang akurat,
    Validitas adalah istilah penting dalam penelitian yang
    mengacu pada konseptual dan kesehatan ilmiah dari
    sebuah studi penelitian. Untuk
    menghasilkan kesimpulan yang valid, konsep yang sangat
    penting dan berguna dalam segala bentuk metodologi
    penelitian. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan
    akurasi dan kegunaan temuan dengan menghilangkan atau
    mengendalikan banyak pengganggu variabel mungkin, yang
    memungkinkan untuk kepercayaan yang lebih besar dalam
    temuan sebuah studi yang diberikan.
    Ada empat jenis yang berbeda dari validitas (validitas
    internal, eksternal validitas, validitas konstruk, dan validitas
    kesimpulan statistik) yang berinteraksi untuk
    mengendalikan dan meminimalkan dampak dari berbagai
    asing faktor yang dapat mengacaukan studi dan
    mengurangi akurasi yang kesimpulan.

    ReplyDelete
  26. Nama : Bagus Arif Fianto
    NIM :A11200758
    Prodi : S1 Keperawatan 3A
    Semester : 6


    Menurut saya, peneliti harus berhati hati dalam melakukan validitas
    data, sebelum melakukan validitas data yang akurat,
    Validitas adalah istilah penting dalam penelitian yang
    mengacu pada konseptual dan kesehatan ilmiah dari
    sebuah studi penelitian. Sedangkan validitas data itu Ada empat jenis yang berbeda dari validitas (validitas
    internal, eksternal validitas, validitas konstruk, dan validitas
    kesimpulan statistik) yang berinteraksi untuk
    mengendalikan dan meminimalkan dampak dari berbagai
    asing faktor yang dapat mengacaukan studi dan
    mengurangi akurasi yang kesimpulan. Terimakasih

    ReplyDelete
  27. Nama: budi prayugo
    Nim: A11200761
    Prodi: s1 keperawatan /a


    Menurut saya, variabel peggangu dalam penelitian dapat di kembangkan, jika efek dari variabel tersebut itu memperkuat hubungan antar variabel, namun jika sebaliknya maka sebaiknya variabel pengangu itu tidak perlu di teliti lebih jauh karena hanya akan membuang waktu penelitian dan hasilnyapun tidak begitu menguntungkan hasil penelitian.

    ReplyDelete
  28. NAMA :AL ALFI CAHYANI
    NIM :A11200739
    PRODI :S1 KEPERAWATAN / 3A
    SEMESTER : VI (Enam)
    Apakah yang dilakukan oleh seorang peneliti untuk mengurangi/ mengontrol variabel pengganggu?
    Jawaban :
    Menurut saya seorang peneliti perlu menjaga dengan sebaik-baiknya agar hubungan yang akan di buktikan ataupun yang akan dicari benar adanya,artinya variabel terikat memang dipengaruhi oleh variabel bebas bukan oleh variabel lain yang tidak dikehendaki,variabel lain sering dinamakan variabel pengganggu atau ‘Confounding’.Yang perlu dilakukan oleh peneliti untuk menjadi yakin tentang hubungan yang ada adalah mengontrol agar variabel pengganggu tidak dapat mempengaruhi hubungan yang dikehendaki,langkah tersebut dapat dimulai oleh peneliti sejak menyatakan kerangka konsep,memilih desain penelitian dan diakhirnya analisa data.

    ReplyDelete
  29. NAMA : UTAMI AGUS N
    NIM : A11200843
    PRODI : S1 KEPERAWATAN
    TINGKAT/KELAS : 3/B

    Bagaimana hubungan antara intelejen dengan prestasi belajar dalam variable pengganggu?
    Jawaban:
    Peneliti ingin mengetahui ada dan tidaknya pengaruh metode mengajar dengan prestasi mahasiswa. Metode mengajar merupakan variable bebas dan prestasi mahasiswa merupakan variable tergantung. Peneliti juga mempertimbangkan adanya factor lain yang mempengaruhi hubungan dua variable tersebut, yaitu kepribadian mahasiswa. Variabel kepribadian mahasiswa sengaja dipilih untuk menentukan apakah kehadirannya mempengaruhi hubungan antara variable bebas dan variable tergantung. Peneliti juga bermaksud menetralisasi kemungkinan berpengaruhnya faktor jenis kelamin, oleh karena itu jenis kelamin akan dikontrol sebagai variable kontrol. Tujuannya ialah menghilangkan kemungkinan munculnya kerancuan akibat faktor tersebut. Secara teori sarana formalitas di kelas akan mempengaruhi hubungan antara metode mengajar dan prestasi mahasiswa. Maka sarana formalitas di kelas dijadikan sebagai variable pengganggu.

    ReplyDelete
  30. NAMA : WIJI MULYANI
    NIM : A11200846
    PRODI: S1 KEPERAWATAN / 3B

    Apa tindakan yang harus di ambil peneliti untuk mengurangi efek variabel pengganggu ?

    Variabel pengganggu merupakan jenis variabel yang berhubungan dengan variabel bebas dan berhubungan dengan variabel tergantung, tetapi bukan merupakan variabel antara. Identifikasi Variabel ini amat penting, karena bila tidak,ia dapat membawa kita pada kesimpulan yang salah.

    Cara yang harus dilakukan untuk variabel pengganggu adalah :
    Mengesampingkan variabel pengganggu dan jangan terlalu fokus pada variabel pengganggu demi kelancaran dalam penelitian tapi juga harus bisa menyimpulkan adanya variabel yang ada.

    Atau dengan cara :
    1) Restriksi, yaitu penyingkiran variabel pengganggu dari setiap subyek penelitian.
    2) Matching, yaitu proses menyamakan variabel pengganggu di antara 2 kelompok.
    3) Randomisasi, yaitu cara efektif untuk menyingkirkan pengaruh variabel pengganggu. Dengan melakukan randomisasi maka variabel pengganggu akan terbagi seimbang di antara kelompok

    ReplyDelete
  31. Nama : Yeni indri astuti
    prodi : S1 keperawatan
    NIM : A11200849

    Variabel pengganggu bersifat hipotetikal/bersifat konkrit,variabel pengganggu adalah kebalikan dari variabel penekan,apabila dalam analisis awal menunjukan ada hubungan positif antara variabel lain maka akan menjadi tidak nampak/menjadi negatif. variabel tergantung kontrol dan moderat merupakan variabel konkrit dan dapat dimanipulasi,sehingga peneliti harus berhati-hati dalam menghubungkan variabel pengganggu.

    ReplyDelete
  32. Nama : Yeni indri astuti
    prodi : S1 keperawatan
    NIM : A11200849

    Variabel pengganggu bersifat hipotetikal/bersifat konkrit,variabel pengganggu adalah kebalikan dari variabel penekan,apabila dalam analisis awal menunjukan ada hubungan positif antara variabel lain maka akan menjadi tidak nampak/menjadi negatif. variabel tergantung kontrol dan moderat merupakan variabel konkrit dan dapat dimanipulasi,sehingga peneliti harus berhati-hati dalam menghubungkan variabel pengganggu.

    ReplyDelete
  33. Variable pengganggu didefinisikan sebagai variable yang secara teoritis mempengaruhi hubungan variabel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi, pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti. Cara yang mungkin dapat kita lakukan untuk mengontrol variabel pengganggu adalah dengan membandingkan mereka dengan grup yang bervariasi dengan karakteristik bauran dan membaurkan mereka diantara kelompok-kelompok. Atau cara lain yang lebih aman adalah dengan melakukan pengacakan atau randomisasi. Tindakan yang harus diambil oleh peneliti untuk dapat mengurangi efek variabel pengganggu diantaranya adalah dengan mengidentifikasi kembali variabel pengganggu yang muncul, membatasi variable pengganggu yang lain agar tidak muncul dan mengabaikan variabel pengganggu tersebut.


    Nur Laeli Ahmadah
    A11200804
    S1 Keperawatan/B

    ReplyDelete
  34. Nama : Sita Meifita Cahya Kaida
    NIM : 11200824
    Prodi : S1 Keperawatan (B)
    Semester : 6

    Apa tindakan yang harus diambil peneliti untuk mengurangi efek variabel pengganggu?

    Respon hasil penelitian disamping dipengaruhi oleh satu variabel bebas juga dipengaruhi oleh variabel lain yang di anggap kurang penting dan tidak berinteraksi dengan variabel bebas,variabel ini disebut dengan variabel pengganggu.
    Variabel pengganggu ini harus diperhitungkan pengaruhnya dengan jalan melakukan pembelokan.
    Pembelokan dimaksudkan untuk meminimumkan kesalahan penelitian dengan jalan memperhitungkan atau meniadakan pengaruh variabel pengganggu.
    Penelitian ini bisa dalam bentuk penelitian eksperimental,verivikatif,pengembangan ataupun eksploratif,asalkan variabel bebasnya (independent variable)dapat didefinisikan dengan jelas dan variabel pengganggu bisa di bloking berdasarkan dimensi waktu,tempat atau individual dari sampel yang diamati.

    ReplyDelete
  35. Nama : Windarti
    NIM : A11200847
    Semester / Tingkat :6/3
    Prodi S1 Keperawatn B

    Menurut pendapat saya untuk mengurangi efek variable penggangu yaitu dengan cara memprediksikan variabel pengganggu yang mungkin muncul di penelitiannya dengan cara melakukan pengendalian secara statistik serta bisa melakukan pengontrolan desain penelitian yaitu dengan melakukan analisis kovarians (gabungan analisis varian dan analisis regresi) sehingga tidak mempengaruhi variabel-variabel yang akan diteliti. Variabel pengganggu ialah variabel yang dapat mempengaruhi dalam kata lain dapat memperkuat dan memperlemah hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat, sehingga variabel pengganggu dalam penelitian dapat pula di kembangkan apabila efek dari variabel tersebut itu dapat memperkuat hubungan antar variabel, namun jika sebaliknya maka lebih baik jika variabel pengganggu itu tidak perlu diteliti lebih jauh lagi karena hanya akan membuang waktu penelitian dan hasilnya pun tidak begitu menguntungkan bagi hasil penelitian.

    ReplyDelete
  36. Nama : DIMAS SETIJANAH
    NIM : A11200774
    Semester / Tingkat : 6 / 3
    Prodi/ Kelas : S1 Keperawatan / A

    A. Variabel bebas dan terikat
    Variabel bebas adalah variable yang menjadi sebab timbulnya atau berubahnya variable dependen ( variable terikat ). Sedangkan variable terikat merupakan vari able yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variable bebas.
    Antara variable bebas dan variable terikat masing - masing tidak berdiri sendiri, melainkan selalu berpasangan.

    B. Variable pengganggu dan pengendaliannya
    Berisi keterangan mengenai variable pengganggu (faktor penyebab masalah yang tidak menjadi variabel bebas) serta cara pengendaliannya.
    Cara pengendalian dijelaskan sehingga populasi dan sample nanti akan mejadi jelas.

    ReplyDelete
  37. Nama : Nur falasifah
    NIM : A11200802
    Semester/tingkat : 6/3
    Prodi : S1 keperawatan B

    Menurut pendapat saya untuk mengurangi efek variabel pengganggu yaitu dengan cara mengendalikan variabel pengganggu adalah yang perlu di lakukan untuk menjadi yakin tentang hubungan yang ada adalah mengontrol agar variabel pengganggu tidak dapat mempengaruhi hubungan yang di kehendaki langkah tersebut dapat di mulai sejak menyatakan kerangka konsep, memilih desain penelitian dan analisis data. Variabel pengganggu/ distorter adalah variabel yang mengganggu bekerjanya variabel bebas dan variabel tergantung, variable pengganggu dapat dikatakan sebagai variabel yang dapat mempengaruhi hubungan variabel yang sedang diteliti. Variabel penganggu merupakan variabel yang dapat mempengaruhi hubungan antara variable bebas dan variabel yang sedang diteliti, dapat memperkuat atau memperlemah.

    ReplyDelete
  38. Nama : Puji Astuti
    NIM : A11200811
    Prodi / Kelas : S1 Keperawatan / B
    Semester / Tingkat : 6 / 3

    Tindakan peneliti untuk mengurangi efek variabel pengganggu yaitu dengan cara melakukan pengendalian statistik guna memurnikan perubahan-perubahan yang terjadi pada variabel terikat sebagai akibat pengaruh dari variabel luar. Oleh karena itu, variabel bebas dan terikat lebih di perkuat untuk mengendalikan variabel pengganggu jika variabel pengganggu kemungkinan muncul lagi maka abaikan dengan tetap variabel terikat.

    ReplyDelete
  39. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    ReplyDelete
  40. Nama : Eny Astuti Ningsih
    NIM : A11100708
    Prodi S1 keperawatan A

    Tindakan yang harus diambil peneliti untuk mengurangi efek variabel pengganggu yaitu peneliti harus dapat memanipulasi (mengubah , mengontrol) variabel yang diteliti. Variabel ini (pengganggu) bersifat hipotetikal artinya secara konkrit pengaruhnya tidak begitu terlihat, tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara variabel bebas dan tergantung yang sedang atau akan diteliti. Bisa jg dengan cara lain yaitu menempatkan secara acak anggota diantara beberapa kelompok eksperimen dan kontrol sehingga variabel yang mengacaukan secara acak ini dibagi keseluruh kelompok dengan mendistribusikan variabel pengacau diantara kelompok yang sama.

    ReplyDelete
  41. Nama : sri handayani
    Nim : A11200827
    Prodi : S1 keperawatan / 3B

    Cara untuk mengontrol efek variabel pengganggu adalah dengan menganalisis kovarians yang merupakan gabungan anatara analisis varian dan analisis regresi. Pendekatan analisis kovarian adalah dengan memasukan model regresi ganda, dimana faktor faktor yang dipelajari ditempatkan sebagai variabel normal. Variabel yang dikendalikan dinamakan kovariat dapat berupa berbagai jenis skala. Selain itu bisa dengan cara mengesampingkan variabel pengganggu tersebut.

    ReplyDelete
  42. Nama : SAHRUL SARIFUDIN
    NIM : A11200821
    PRODI: S1 KEPERAWATAN

    Apa yang dilakukan peneliti untuk mengurangi/ mengontrol variabel pengganggu ?

    1.Mengendalikan variansi untuk memaksimalkan variansi variabel yang berkaitan dengan hipotesis penelitian
    2.Meminimalisir variansi variabel pengganggu yang mungkin mempengaruhi hasil eksperimen. 3.Meminimalisir variansi kekeliruan. termasuk kekeliruan pengukuran.
    4.Pemilihan dan penentuan subyek serta penempatan subyek dalam kelompok perlakuan dan kelompok pengendalian juga dilakukan secara acak.

    ReplyDelete
  43. Nama : Aditya Tri Ribowo
    Nim : A11200736
    PRodi : S1 keperawatan/3A

    Tindakan apa yang harus di lakukan peneliti dalam menyikapi variabel pengganggu dalam sebuah penelitian adalah Variabel pengganggu kadang kadang hubungan negatif yang terlihat dalam hubungan antara dua variabel tetap negatif setelah variabel ketiga dimasukkan, tetapi kadang juga berubah menjadi tidak ada hubungan atau bahkan berubah menjadi ada hubungan positif. Dapat pula terjadi, yang semula tidak ada hubungan dengan masuknya variabel ketiga menjadi ada hubungan posifif.
    Jika hasil analisis awal menunjukkan tidak ada hubungan antara dua variabel tetapi ketika variabel ketiga dimasukkan sebagai variabel kontrol, hubungan Itu menjadl nampak, maka dalam kasus seperti ini variabel ketiga yang dikontrol tersebut disebut variabel penekan (suppressor variable).
    Akan tetapi masuknya variabel ketiga dalam analisis bubungan antara dua variabel juga dapat memberikan hasil yang berlawanan dengan analisis awal (hanya dua variabel). Dalam analisis awal terdapat hubungan negatif antara dua variabel, tetapi setelah memasukkan variabel ketiga sebagai variabel kontrol hubungan tersebut menjadi positif. Dalam kasus sepeti ini variabel ketiga disebut variabel pengganggu atau variabel distorter.

    ReplyDelete
  44. Nama : Asih Maryani
    NIM : A11200752
    Prodi : S1 Keperawatan A
    Menurut pendapat saya : Apabila dalam suatu penelitian ada variabel pengganggu/variabel luar sebaiknya di abaikan saja karena variabel pengganggu tidak mempengaruhi hasil dari variabel bebas dan variabel terikat dan hanya sebagai pelengkap saja. Apabila peneliti tidak dapat mengendalikan dan mengontrol variabel pengganggu maka akan tetap menjadi ancaman dalam suatu penelitian tersebut. Variabel pengganggu tidak diteliti oleh peneliti, yang di teliti hanya variabel bebas dan variabel terikat yang penting dalam suatu penelitian. Variabel penganggu sendiri adalah variabel yang dapat mempengaruhi hubungan antara variable bebas dan variabel yang sedang diteliti, dapat memperkuat atau memperlemah.

    ReplyDelete
  45. Nama : Riska Qistiana
    NIM : A11200815
    Semester / Tingkat : VI / 3
    Prodi / Kelas : S1 keperawatan / B



    Variabel pengganggu yaitu variable yang muncul setelah ada variabel bebas dan variabel terikat,variable ini bisa melemahkan dan menguatkan.
    Variabel ini bisa diukur, dimanipulasi, atau dipilih oleh peneliti untuk mengetahui apakah keberadaannya akan mempengaruhi hubungan antara variable bebas dan variabel terikat. distorsi dalam memprediksi hubungan atau asosiasi antara faktor eksposur dan outcome (hasil) sehingga asosiasi sebenarnya tidak tampak atau ditutupin oleh faktor lainnya.

    Ada dua teknik untuk menganalisa faktor pengganggu,
    1.memenuhi tiga kondisi untuk menetapkan apakah suatu variabel termasuk faktor pengganggu:
    a.Ada asosiasi antara variabel independen dan variabel pengganggu
    b.Ada asosiasi antara variabel dependen dan variabel pengganggu
    c.variabel pengganggu bukan merupakan faktor intermediet (intermediate faktor) diantara variabel eksposur dan outcome (confounding factor is not an intermediate in association);
    2.kedua dengan melakukan perbandingan rasio kasar dan rasio setelah dikontrol oleh faktor pengganggu (crude and adjusted ratio), dengan perhitungan rasio Mantel-Haenszel.

    Dan untuk mengontrol variabel “pengganggu” yang mencemari suatu penelitian dapat dilakukan dua cara berikut, yatu

    1.Memadankan Kelompok
    Memadankan atau menjodohkan (matching) merupakan metode dalam mengontrol faktor yang diketahui mencemari dalam suatu studi ekperimen, dengan secara sengaja menyebarkannya bersama-sama di seluruh kelompok eksperimental dan kontrol agar tidak mengacaukan hubungan sebab akibat. Dalam metode ini, berbagai karakteristik yang mengacaukan di kelompokkan dan secara sengaja disebarkan kedalam semua kelompok. Karena faktor yang diduga mencemari disebarkan ke semua kelompok, dapat dikatakan bahwa variabel X sendirian menyebabakan variabel Y. namun, dalam hal ini kita tidak yakin bahwa kita telah mengontrol semua faktor pengganggu, karena kita mungkin tidak menyadarai semuanya sehingga taruhan yang lebih aman adalah randomisasi.


    2.Randomisasi

    Randomisasi merupakan proses mengontrol variabel pengganggu (nuisance variable) dengan secara acak menempatkan anggota di antara beberapa kelompok ekperimen dan kontrol, sehingga variabel yang mengacaukan secara acak dibagi ke seluruh kelompok. Dalam randomisasi, proses di mana orang yang ditarik (yaitu, setiap orang mempunyai peluang yang diketahui dan sama untuk ditarik) dan penempatan mereka dalam kelompok mana pun (tiap orang bisa ditempatkan ke dalam kelompok manapun) adalah acak. Dengan menempatkan anggota ke dalam kelompok secara acak, kita akan mendistribusikan variabel pengacau di antara kelompok secara sama.

    ReplyDelete
  46. NAMA: ARIEF SATRIA PRADANA
    PRODI: S1 KEPERAWATAN 3A
    NIM: A11200747

    Yang harus dilakukan oleh seorang peneliti terhadap variabel luar yaitu dengan cara mengontrol/mengisolasi variabel luar tersebut agar tidak mempengaruhi validitas internal dan validitas eksternal.

    ReplyDelete
  47. NAMA:SAID FEBRIANTO
    NIM:A11200822
    PRODI: S1 KEPERAWATAN B

    variable penganggu adalah variable yang secara teoritis mempengaruhi hubungan variable yang sedang diteliti,pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh variable moderat.dengan demikian variable penganggu tidak begitu perlu untuk diteliti lebih jauh karena tidak banyak mempengaruhi hasil penelitian

    ReplyDelete
  48.  Nama : Suryanto
    Nim : A11200832
    Prody : S1Keperawatan

    Apa yang di lakukan oleh peneliti untuk mengurangi fariabel pengganggu ..??

    variable pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti.

    ReplyDelete
  49. Nama : Oka Dwi Tanto Rahardjo
    NIM : A11200809
    Prodi : S1 Keperawatan 3B


    Variabel Pengganggu merupakan variabel yang dapat memperkuat dan memperlemah data,Terjadi apabila kita menghubungkan dua variabel (pengaruh dan terpengaruh), misalnya A mempengaruhi C apabila ada variabel antara B sehingga terjadi tiga hubungan A dengan B, B dengan C, serta A dengan C. Dengan kebiasaan membaca menunjukkan hubungan positif dengan umur, mungkin tinggi umur seorang makin banyak kebiasaan membacanya. Ini hanya terjadi pada variabel antara, yaitu pendidikan. Seorang lanjut usia yang tidak sekolah, tidak akan lebih membaca, dibandingkan seorang pemuda.

    ReplyDelete
  50. NAMA : WISNU NUGROHO
    NIM : A11200848
    PRODY : S1 keperawatan/ 3B

    Pengendalian variabel pengganggu dengan analisis kovarians. Penentuan suatu confounding merupakan salah satu hal yang perlu mendapatkan perhatian, dalam penggunaan analisis kovarians. Untuk dapat menghindari terjadinyakesalahan-kesalahan, perlu kiranya di perhatikan beberapa hal yaitu :

    1. Suatu variabel dapat di anggap sebagai confounding apabila variabel tersebut bukan merupakan efek perlakuan.

    2. Suatu variabel dapat di anggap confounding apabila variabel tersebut berpengaruh terhadap respon.

    ReplyDelete
  51. Nama : Rizal Khomsiadi Nugroho
    Nim : A11200817
    S1 Keperawatan B

    Untuk mengurangi pengendalian terhadap variabel pengganggu tidak dikendalikan secara penuh,namun dilakukan dengan memilih kondisi yang berbeda dan memilih kondisi yang sama atau homogen setiap variabel penekan yang bersangkutan.

    ReplyDelete
  52. Nama : Uji Triyadi
    Nim : A11200841
    S1 Keperawatan B

    Mengontrol agar variabel pengganggu tidak dapat mempengaruhi hubungan yang dikehendaki. Langkah tersebut dapat dimulai sejak menyatakan konsep, memilih desain penelitian dan analisis data. Secara praktis seringkali tidak dapat dilakukan pengontrolan melalui desain penelitian sehingga langkah terakhir yang dapat dilakukan adalah menggunakan analisis statistik. Salah satu analisis statistik yang dapat digunakan untuk mengontrol variabel pengganggu tersebut adalah analisis kovarian yang merupakan gabungan antara analisis varians dan analisis regresi.

    ReplyDelete
  53. Nama : Triyatno
    Nim : A11200840
    S1 Keperawatan B

    mengontrol variabel pengganggu itu sendiri langkah nya dapat
    dimulai sejak menyatakan kerangka konsep, memilih desain penelitian dan akhirnya analisis data.seringkali tidak dapat dilakukan pengontrolan melalui desain penelitian sehingga
    langkah terakhir yang dapat dilakukan adalah menggunakan analisis statistik.

    ReplyDelete
  54. Nama : Punti Bela Antika
    NIM : A11200812
    Prodi S1 Keperawatan / Smt 6B
    Variabel pengganggu kadang kadang hubungan negatif yang terlihat dalam hubungan antara dua variabel tetap negatif setelah variabel ketiga dimasukkan, tetapi kadang juga berubah menjadi tidak ada hubungan atau bahkan berubah menjadi ada hubungan positif. Dapat pula terjadi, yang semula tidak ada hubungan dengan masuknya variabel ketiga menjadi ada hubungan posifif.
    Jika hasil analisis awal menunjukkan tidak ada hubungan antara dua variabel tetapi ketika variabel ketiga dimasukkan sebagai variabel kontrol, hubugan Itu menjadl nampak, maka dalam kasus seperti ini variabel ketiga yang dikontrol tersebut disebut variabel penekan (suppressor variable).
    Akan tetapi masuknya variabel ketiga dalam analisis bubungan antara dua variabel juga dapat memberikan hasil yang berlawanan dengan analisis awal (hanya dua variabel). Dalam analisis awal terdapat hubungan negatif antara dua variabel, tetapi setelah rnemasukkan variabel ketiga sebagai variabel kontrol hubungan tersebut menjadi positif. Dalam kasus sepeti ini variabel ketiga disebut variabel pengganggu atau variabel distorter.

    ReplyDelete
  55. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    ReplyDelete
  56. Nama : Ade Puspitasari
    NIM : A11200734
    Prodi : S1 Keperawatan/3A

    Jawaban:
    Variable luar akan mempengaruhi variable terikat, jadi peneliti harus menyambungkan hasil penelitian variable terikat dengan teori variable luar. Apakah variable luar memberi pengaruh/tidak memberikan pengaruh pada variable terikat.

    ReplyDelete
  57. NAMA : TIARA HANDAYANI
    NIM : A11200837
    PRODI : S1 KEPERAWATAN / SMT : 6

    Dengan cara mengontrol agar variable pengganggu (‘confounding’) tidak dapat mempengaruhi hubungan yang dikehendaki, langkah tersebut dapat dimulai sejak menyatakan kerangka konsep, memilih desain penelitian dan akhirnya analisis data..
    Secara konseptual ‘confounding’ dan interaksi adalah berbeda, akan tetapi keduanya melibatkan adanya hubungan antara dua variabel atau lebih, yang selanjutnya variabel-variabel tambahan yang dapat mengganggu hubungan tersebut dapat diperhitungkan , variabel yang diperhitungkan dikenal dengan nama kovariat. Pengamatan adanya ‘confounding’ membutuhkan perbandingan antara taksiran kasar dengan taksiran yang sudah disesuaikan/dikoreksi. Taksiran kasar diperoleh dengan cara mengabaikan ‘confounding’, sedangkan taksiran yang dikoreksi diperoleh dengan memasukkan ‘confounding’pada saat analisis data dilakukan. Bila taksiran kasar berbeda terhadap taksiran yang dikoreksi dapat dikatakan ada ‘confounding’, sehingga satu atau lebih variabel yang dianggap ‘confounding’sudah selayaknya dimasukkan dalam analisis data.Interaksi adalah suatu kondisi dimana hubungan yang diamati berbeda pada perbedaan nilai atau tingkatan variabel.

    ReplyDelete
  58. Nama :Arif Rugianto
    NIM :A11200749
    Podi :S1 Keperawatan/3A

    Tindakan yang harus diambil oleh peneliti untuk dapat mengurangi efek variabel pengganggu diantaranya adalah dengan mengidentifikasi kembali variabel pengganggu yang muncul, membatasi variable pengganggu yang lain agar tidak muncul dan membiarkan/mengabaikan variabel pengganggu tersebut.

    ReplyDelete
  59. NAMA : HETI PURNAMASARI
    NIM : A11200786
    PRODI : S1 KEPERAWATAN/ 3A

    Untuk memastikan bahwa penelitian menghasilkan laporan yang valid, maka keseluruhan ancaman validitas harus dikendalikan oleh peneliti. Tehnik yang digunakan sangat beragam, tergantung dari kebutuhan dan jenis ancaman yang muncul. Kekuatan penelitian bisa diketahui dari validitas baik internal dan eksternalnya. Salah satu teknik dalam melakukan manipulasi dan mengontrol variable ialah dengan cara membuat kelompok pengendali (atau pembanding) dengan adanya kelompok pengendali maka peneliti akan dapat mengontrol kemungkinan munculnya factor-faktor yang dapat mempengaruhi proses penilaian yang valid terhadap efek kondisi perlakuan yang dikenakan pada kelompok atau obyek yang sedang diteliti.

    ReplyDelete
  60. NAMA : AsfiHoni Ashar
    NIM :A11200751
    Prodi :S1 keperawatan/3A
    JAWABAN...?
    Menurut saya Dengan cara menghilangkan pengaruh variabel yang tidak berhubungan dengan tujuan penyelidikan. Oleh karena itu, variable pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi.

    ReplyDelete
  61. NAMA : ANIDA HASNA LATIFAH
    NIM : A11200743
    PRODI : S1 KEPERAWATAN/3A

    Salah satu teknik dalam melakukan manipulasi dan mengontrol variabel pengganggu ialah dengan cara membuat kelompok pengendali atau pembanding dengan adanya kelompok pengendali maka peneliti akan dapat mengontrol kemungkinan munculnya faktor-faktor yang dapat mempengaruhi proses penilaian yang valid terhadap efek kondisi perlakuan yang dikenakan pada kelompok atau obyek yang sedang diteliti. Oleh karena itu, dalam penelitan eksperimen ini sangat dimungkinkan untuk mengendalikan variabel-variabel luar yang mengancam validitas internal dan validitas eksternal hasil eksperimen. Pvada pengontrolan variansi, untuk memaksimalkan variansi variabel yang berkaitan dengan hipotesis penelitian, meminimalkan variansi variabel pengganggu yang mungkin mempengaruhi hasil eksperimen, tetapi tidak menjadi tujuan penelitian.

    ReplyDelete
  62. Nama : ARUM KUSUMA WARDANI
    NIM : A11200750
    Prodi : S1 KEPERAWATAN A
    Semester : 6

    Apa tindakan yang harus diambil peneliti untuk mengurangi efek variabel pengganggu?

    JAWABAN
    Cara yang harus dilakukan untuk mengurangi efek variabel pengganggu adalah:
    Mengesampingkan variabel pengganggu dan jangan terlalu fokus pada variabel pengganggu demi kelancaran dalam penelitian tapi juga harus bisa menyimpulkan dengan adanya variabel yang ada, atau dengan cara : menyingkirkan variabel pengganggu dari setiap subjek penelitian, proses menyamakan variabel pengganggu antara 2 kelompok, dengan melakukan randomisasi maka variabel pengganggu akan terbagi seimbang antara kelompok.

    ReplyDelete
  63. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    ReplyDelete
  64. NAMA : AMRI WIJI FAUZIAH
    NIM : A11200741
    PRODI : S1 KEPERAWATAN/ 3A

    Hal yang dilakukan peneliti pada variabel luar adalah dengan melakukan pengendalian atau mengontrol terhadap variabel luar tersebut sehingga peneliti dapat menghilangkan pengaruh variabel tersebut agar tidak mempengaruhi proses pengukuran pengaruh variabel-variabel yang diteliti. Peneliti tidak perlu merisaukan faktor pencemar/ variabel pengganggu apapun baik yang diketahui maupun yang tidak diketahui.

    ReplyDelete
  65. NAMA :DESTY KUSUMASTUTI
    NIM : A11200769
    PRODI : S1 KEPERAWATAN A
    SEMESTER : 6

    Apa tindakan yang harus diambil peneliti untuk mengurangi efek variabel pengganggu?

    Yaitu dengan cara memanipulasi dan mengontrol variabel pengganggu agar tidak dapat mempengaruhi hubungan yang dikehendaki atau hubungan variabel yang sedang diteliti yaitu dengan cara membuat kelompok pengendali atau pembanding.

    ReplyDelete
  66. Nama : Suji Aryanti
    Nim : A11200830
    Prodi: S1 keperawatan/3B


    Seorang peneliti harus berhati-hati dalam penelitian agar hubungan yang akan dibuktikan ataupun yang akan dicari benar, artinya variabel terikat memang dipengaruhi variabel bebas bukan oleh variabel lain yang tidak dikehendaki, variabel lain tersebut sering dinamakan variabel pengganggu yang perlu diyakinkan adalah mengontrol agar variabel pengganggu tidak dapat mempengaruhi hubungan yang diinginkan, langkah tersebut dapat dimulai sejak memulai kerangka konsep, memilih desain penelitian dan akhirnya analisis data.. Secara praktis seringkali tidak dapat dilakukan pengontrolan melalui desain penelitian sehingga langkah terakhir yang dapat dilakukan adalah menggunakan analisis statistic. Salah satu analisis statistik yang dapat digunakan untuk mengontrol variabel pengganggu tersebut adalah analisis kovarians ( Ankova ). Analisis kovarians ( Ankova ) merupakan gabungan analisis varians dan analisis regresi.

    ReplyDelete
  67. Nama :Eka yuliatun
    Nim :A11200778
    Prodi :S1 kep A
    Semester:6

    Apa tindakan yang harus diambil peneliti untuk mengurangi efek variabel pengganggu?

    Tindakan yang harus diambil oleh peneliti untuk dapat mengurangi efek variabel pengganggu adalah dengan mengidentifikasi kembali variabel pengganggu yang muncul,membatasi variabel pengganggu yang lain agar tidak muncul dan membiarkan atau mengabaikan variabel pengganggu tersebut.

    ReplyDelete
  68. Nama : Ika Fitriana
    NIM : A11200788
    Prodi : Stikes Muhammadiyah Gombong 3A/6

    Menurut pendapat saya yang perlu dilakukan untuk mengontrol variable pengganggu agar tidak mengacaukan penelitian dengan menganalisis variable pengganggu tersebut terlebih,agar kita dapat mengetahui factor apa saja yang dapat mengacaukan penelitian. Dan bisa memfokuskan pada variable yang mempengaruhi dan di pengaruhi.

    ReplyDelete
  69. Nama : Didit Trianto
    NIM : A11200773
    Prodi : S1 Keperawatan ( 3A )


    Variabel pengganggu adalah kebalikan dari variabel penekan, apabila dalam analisis awal menunjukkan ada hubungan positif antara variabel bebas dan variabel terikat, tetapi apabila dimasuk variabel ketiga ternyata hubungan antara dua variabel tersebut menjadi tidak nampak atau hubungannya menjadi negatif. Dalam kasus ini variabel ketiga tersebut menjadi pengganggu (distorter variable).

    Penentuan mana variabel pengganggu dalam beberapa hal tidak mudah dilaksanakan. Namun dengan studi yang cermat, diskusi yang seksama, berbagai pertimbangan, kewajaran masalah yang dihadapi dan pengalaman akan membantu memudahkan penentuan

    ReplyDelete
  70. Nama : Indra Riawan
    NIM : A11200790
    Prodi : S1 Keperawatan ( 3A )


    Menurut pendapat saya cara mengatasi variabel pengganggu adalah:

    1.Memadupadankan kelompok
    Memadankan atau menjodohkan (matching) merupakan metode dalam mengontrol faktor yang diketahui mencemari dalam suatu study eksperimen, dengan secara sengaja menyebarkannya bersama-sama diseluruh kelompok eksperimental dan kontrol agar tidak mengacaukan hubungan sebab-akibat.

    2.Randomisasi
    Randomisasi merupakan proses mengontrol variabel pengganggu (nuisance variable) dengan secara acak menempatkan anggota diantara beberapa kelompok eksperimen dan kontrol, sehingga variabel yang mengacaukan secara acak dibagi keseluruh kelompok.

    ReplyDelete
  71. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    ReplyDelete
  72. Nama : Desy Syarifatul Annas
    NIM : A11200770
    Semester / tingkat : 6/3
    Prodi / Kelas : S1 Keperawatan /A


    Apa yang dilakukan peneliti untuk mengurangi/ mengontrol variabel pengganggu ?

    Tindakan yang dilakukan

    Dengan memberikan pembatasan /perlakuan yang sama terhadap objek penelitian(setiap variabel bebas diberi variabel luar yang sama) Atau dengan Matching, yaitu proses menyamakan variabel pengganggu di antara 2 kelompok dan bisa juga dengan Randomisasi
    Randomisasi merupakan proses mengontrol variabel pengganggu dengan secara acak menempatkan anggota diantara beberapa kelompok eksperimen dan kontrol, sehingga variabel yang mengacaukan secara acak dibagi keseluruh kelompok.

    ReplyDelete
  73. Nama : AVIN RIZKY FIRMANA
    NIM : A11200756
    Prodi : S1 Keperawatan ( 3A )


    Menurut pendapat saya cara mengatasi variabel dengan experiment, deain ini terbagi menjadi dua kategori yaitu experimen lab dan experimen lapangan. Experimen lab merupakan desin experimen yang diatur dalam uatu lingkungan tiruan dimana kontrol dan manipulasi diberikan untuk mengebuktikan hubungan sebab dan akibat diantra veriabel yang diminati peneliti. Sementara ekperimen lapangan merupakan eksperimen yang dilakukan untuk mendeteksi hubungan sebab akibat dalam suatu lingkungan alami dimana peritiwa terjadi secara normal.

    ReplyDelete
  74. Nama : Nuzulia Hana Fatmala
    NIM : A11200808
    Prodi/kls : S1 Keperawatan/B

    Apa yang di lakukan peneliti untuk mengurangi/mengontrol variabel pengganggu?

    Cara untuk mengontrol variabel pengganggu (nuisance) yaitu dengan memadankan atau menjodohkan (matching) berbagai kelompok dengan memilih karakteristik yang mengacaukan dan secara sengaja menyebarkannya ke semua kelompok. Kemudian cara lain untuk mengontrol variabel pengganggu yaitu dengan Randomisasi. Rndomisasi yaitu suatu proses kumpulan faktor pencemar ditarik (yang memiliki peluang sama) dan penempatannya dalam kelompok manapun secara acak dan merata. Variabel yang dikontrol memiliki probabilitas yang sama untuk didistribusikan diantara kelompok. Proses randomisasi secara ideal akan memastikan bahwa tiap kelompok diperbandingkan dengan lainnya, dan bahwa semua variabel sebelumnya dikontrol .

    ReplyDelete
  75. Nama : Aprilia Bina Purwanti
    Nim : A11200745
    Prodi : S1 Keperawatan A
    Semester : 6

    Menurut pendapat saya yang perlu dilakukan peneliti untuk mengurangi / mengontrol variabel pengganggu adalah peneliti harus memahami variabel dan kemampuan menganalisis atau mengidentifikasi setiap variabel yang lebih kecil. Memecah-mecah variabel menjadi sub-variabel yang disebut kategorisasi, yakni memecah variabel menjadi kategori-kategori data yang harus di kumpulkan oleh peneliti. Kategori-kategori ini dapat di artikan sebagai indikator variabel.

    ReplyDelete
  76. Nama : Isnain Eliza Setyani
    NIM : A11200793
    Semester / Tingkat : 6/3
    Prodi : S1 Keperawatan B

    Variabel pengganggu (Confounding)yang artinya berbeda, akan tetapi keduanya melibatkan adanya hubungan antara dua variabel atau lebih, yang selanjutnya variabel-variabel tambahan yang dapat mengganggu hubungan tersebut dapat diperhitungkan, variabel yang dapat diperhitungkan dikenal dengan nama kovariat.

    Pengamatan adanya variabel pengganggu membutuhkan perbandingan antara taksiran kasar dengan taksiran yang sudah disesuaikan atau dikoreksi. taksiran kasar diperoleh dengan cara mengabaikan variabel pengganggu sedangkan taksiran yang dikoreksi diperoleh dengan memasukkan variable pengganggu pada saat analisis data dilakukan. Bila taksiran kasar berbeda terhadap taksiran yang dikoreksi dapat dikatakan ada variabel pengganggu, sehingga satu atau lebih variabel yang dianggap sebagai variabel pengganggu sudah selayaknya dimasukan dalam analisis data.

    ReplyDelete
  77. NAMA : Darmiyati
    NIM : A11200765
    Semester/ Tingkat : 6/3
    Prodi/kelas : S1 Keperwatan / A

    Apa yang dilakukan peneliti untuk mengurangi/ mengontrol variabel pengganggu ?

    Menurut saya sebaiknya bagi peneliti jangan terlalu terfokus pada variabel penggangnggu tetapi juga jangan terlalu mengabaikan variabel pengganggu karena variabel pengganggu juga mempunyai peran dalam hasil penelitian yaitu dengan mengontrol variabel pengganggu dengan secara acak menempatkan variabel pengganggu diantara beberapa kelompok eksperimen dan kontrol, sehingga variabel yang mengacaukan secara acak dibagi keseluruh kelompok.

    ReplyDelete
  78. NAMA :ASIH TRIA
    NIM :A112OO753
    PRODI:S1 Keperawatan.A
    SEMESTER :6


    "Cara mengatasi variabel luar agar tidak mengancamkan penelitian.

    Yaitu tindakan yang harus di ambil oleh peneliti untuk dapat mengurangi efek variabel penganggu yang muncul, membatasi variabel pengganggu yang lain agar tidak muncul dan membiarkan /mengabaikan variabel penganggu tersebut. dan bisa juga dengan tetap ditulis dalam kerangka konsep akan tetapi dalam proses selanjutnya diabaikan supaya tidak mempengaruhi titik fokus yang menjadi tujuan.

    ReplyDelete
  79. NAMA : DYAH NURFITRIANI
    NIM : A11200776
    S1 KEPERAWATAN

    Menurut saya tindakan terhadap variabel luar/pengganggu yaitu dengan cara mengesampingkan variabel pengganggu agar tidak mengacaukan variabel yang sedang diteliti tetapi hasil dari kesimpulan penelitian, variabel pengganggu harus di ikut sertakan.

    ReplyDelete
  80. NAMA : Aswin Rizal M
    NIM : A11200755
    Semester / Tingkat :6 /3
    Prodi/Kelas :S1 Keperawatan /A

    Apa yang dilakukan peneliti untuk mengurangi/ mengontrol variabel pengganggu ?

    Menurut pendapat saya untuk mengurangi efek variable luar/ variabel pengganggu yaitu dengan cara melakukan pengendalian secara statistik serta bisa melakukan pengontrolan penelitian yaitu dengan melakukan analisis kovarians (gabungan analisis varian dan analisis regresi) sehingga tidak mempengaruhi variabel-variabel yang akan diteliti.

    ReplyDelete
  81. Nama : Tri Marliana
    Nim : A11200838
    Prodi : S1 Keperawatan/B


    Variabel penggaggu merupakan variabel yang menghubungkan 2 variabel, sifatnya bisa menguatkkan dan melemahkan,tindakan peneliti untuk mengurangi efek dari variabel itu sendiri adalah bisa dengan berusaha memperkecil kemungkinan efek variabel tersebut dan memperkuat variabel bebas dan terikat.

    ReplyDelete
  82. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    ReplyDelete
  83. NAMA : Su'banurrohim
    MNIM : A11200829
    Semester / Tingkat :6 /3
    Prodi/Kelas :S1 Keperawatan /B

    Menurut saya apabila ada variabel pengganggu abaikan saja.
    Alasanya variabel pengganggu tidak perlu diteliti karena akan mengganggu hasil penelitian yang akan diteliti akan tetapi perlu di waspadai.

    ReplyDelete
  84. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    ReplyDelete
  85. Nama : Fandi Firmansyah
    NIM : A11200782
    Prodi : S1 Keperawatan 3A

    Jawaban :
    Yang harus di lakukan penulis terhadap variabel pengganggu adalah penulis harus lebih teliti karena secara kongkrit pengaruhnya tidak kelihatan, tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara varaibel bebas dan tergantung yang sedang diteliti. Dan dapat mengontrol variabel tersebut agar tidak mempengaruhi validitas-validitas seperti validitas internal, eksternal.

    ReplyDelete
  86. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    ReplyDelete
  87. Nama : Umi Latifah
    NIM : A11200842
    Prodi : S1 Keperawatan / B

    Mengontrol agar variabel pengganggu tidak dapat mempengaruhi hubungan yang dikehendaki langkah tersebut dapat dimulai sejak menyatakan konsep,memilih desain penelitidan analisis data.oleh karena itu desain yang dipergunakan dalam peneliti harus desain yang tepat.Suatu desain penelitian dapat dikatakan berkualitas atau memiliki ketepatan jika memenuhi dua syarat :
    1. Dapat dipakai untuk menguji hipotesis
    2. Dapat mengendalikan atau mengontrol variens

    ReplyDelete
  88. Nama : Warih puryanti

    Nim : A11200845

    s1 keperawatan. semester 6 / B

    variabel pengganggu adalah variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan variabel yang sedang diteliti tetapi tidak dpat dilihat, diukur dan dimanipulasi.
    jadi peneliti harus mengontrol variabel pengganggu, pengontrolan dapat dimulai dari desain penelitian

    ReplyDelete
  89. Nama : Dewangga Aditama Saputra
    NIM : A11200771
    S1 Keperawatan / 3A

    apa yang dilakukan peneliti untuk mengurangi variabel pengganggu?

    keberadaan dari sebuah variabel pengganggu tidak dapat kita pungkiri
    namun kita sebagai seorang peneliti harus cermat dalam menganalisa sebuah variabel pengganggu
    jika sebuah variabel pengganggu nantinya akan merusak hasil akhir dari penellitian kita
    maka kita harus menkesampingkan variabel pengganggu tersebut

    ReplyDelete
  90. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    ReplyDelete
  91. Nama : Septiana
    NIM : A11200823
    Prodi: S1 Kep/3B

    Apa yang dilakukan peneliti untuk mengurangi/mengontrol variabel pengganggu?

    Pengendalian Variabel pengganggu dilakukan dengan cara menetapkan meneliti dan memperkuat variabel bebas dan variabel terikatnya dahulu kemudian di lanjutkan saat menyatakan kerangka konsep, memilih desain penelitian dan analisa data.

    ReplyDelete
  92. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    ReplyDelete
  93. NAMA : IDA DAMAYANTI
    NIM : A11200787
    S1 KEP A

    Apa yang dilakukan peneliti untuk mengurangi variabel pengganggu?

    variable pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti.
    menurut saya untuk mengurangi variabel pengganggu, sebaiknya peneliti meminimalkan variabel penggganggu dengan membuat kriteria inklusi dan eksklusi.

    ReplyDelete
  94. Nama : Fellayati
    NIM : A11200784
    Prodi : S1 keperawatan / 3A
    Dalam mengontrol variabel pengganggu dalam suatu penelitian, peneliti dapat mengontrolnya dengan cara memadankan kelompok. Metode ini secara sengaja menyebarkannya bersama-sama di seluruh kelompok eksperimental dan kontrol agar tidak mengacaukan hubungan sebab akibat, Selain memadankan kelompok ada cara lain yang dilakukuan peneliti dalam mengontrol variabel pengganggu yaitu randomisasi. Randomisasi mengontrol variabel pengganggu dengan secara acak menempatkan anggota di antara kelompok eksperimen dan kontrol, sehingga variabel yang mengacau secara acak dibagi keseluruh kelompok. sehingga penulis berharap bahwa proses randomisasi akan mendistribusikan ketidaksamaan antara kelompok berdasarkan hukum distribusi normal

    ReplyDelete
  95. Nama : Muslihin
    NIM : A11200799
    Semester / Tingkat : 6 / 3
    Prodi/ Kelas : S1 Keperawatan / B

    untuk mengurangi efek variabel pengganggu kita harus mengontrol agar tidak mempengaruhi hubungan yang dikehendaki,dimulai sejak awal kita menentukan kerangka konsep,metode penelitian dan analisis data

    ReplyDelete
  96. Farid miftahuddin
    A11200783
    S1 Kep. A/3

    Jawaban :
    Menurut saya, tindakan yang harus diambil oleh peneliti untuk dapat mengurangi efek variabel pengganggu diantaranya adalah dengan mengidentifikasi kembali variabel pengganggu yang muncul, membatasi variable pengganggu yang lain agar tidak muncul dan membiarkan/mengabaikan variabel pengganggu tersebut

    ReplyDelete
  97. ANGGUN SETIOWATI
    A11200742
    S1 KEPERAWATAN / 3A

    Yang perlu dilakukan untuk mengontrol variabel pengganggu agar tidak mempengaruhi hubungan yang dikehendaki yaitu dengan cara memfokuskan penelitian terhadap varibel independen dan dependen serta menyatakan kerangka konsep, memilih desain penelitian dan diakhiri dengan analisis data. Secara praktis seringkali tidak dapat dilakukan pengontrolan melalui desain penelitian, sehingga langkat terakhir yang dapat dilakukan adalah menggunakan analis statistik salah satunya dengan analisis kovarians.

    ReplyDelete
  98. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    ReplyDelete
  99. M. GUSTAMAN MEGA
    A11200796
    S1 KEPERAWATAN

    Untuk mengurangi efek variabel pengganggu adalah dengan cara Randomisasi. Randomisasi merupakan proses mengontrol variabel pengganggu (nuisance variable) dengan secara acak menempatkan anggota di antara beberapa kelompok ekperimen dan kontrol, sehingga variabel yang mengacaukan secara acak dibagi ke seluruh kelompok. Dalam randomisasi, proses di mana orang yang ditarik (yaitu, setiap orang mempunyai peluang yang diketahui dan sama untuk ditarik) dan penempatan mereka dalam kelompok mana pun (tiap orang bisa ditempatkan ke dalam kelompok manapun) adalah acak. Dengan menempatkan anggota ke dalam kelompok secara acak, kita akan mendistribusikan variabel pengacau di antara kelompok secara sama.
    Proses randomisasi secara ideal akan memastikan bahwa tiap kelompok diperbandingkan dengan lainnya, dan bahwa semua varibel, termasuk semua pengaruh usia, gender, dan pengalaman sebelumnya dikontrol.

    ReplyDelete
  100. NAMA : MARSIS TRIYONO
    NIM : A11200797
    PRODI : S1 KEPERAWATAN B

    Untuk mengontrol variabel pengganggu yaitu dengan cara Memadankan Kelompok
    Memadankan atau menjodohkan (matching) merupakan metode dalam mengontrol faktor yang diketahui mencemari dalam suatu studi ekperimen, dengan secara sengaja menyebarkannya bersama-sama di seluruh kelompok eksperimental dan kontrol agar tidak mengacaukan hubungan sebab akibat. Dalam metode ini, berbagai karakteristik yang mengacaukan di kelompokkan dan secara sengaja disebarkan kedalam semua kelompok. Karena faktor yang diduga mencemari disebarkan ke semua kelompok, dapat dikatakan bahwa variabel X sendirian menyebabakan variabel Y. namun, dalam hal ini kita tidak yakin bahwa kita telah mengontrol semua faktor pengganggu, karena kita mungkin tidak menyadarai semuanya sehingga taruhan yang lebih aman adalah randomisasi.

    ReplyDelete
  101. Nama :Siwi Rahharjati
    Kelas :S1 Keperwatan /B
    NIM : a11200825

    Untuk menentukan variabel pengganggu yaitu penetuan suatu"confounding" merupakan salah satu hal yang perlu mendapatkan perhatian dalam penggunaan analisis kovarian , untuk dapat menghindari terjadinya kesalahan , perlu kiranya diperhatikan beberapa hal yaitu:
    -Suatu variabel dapat dianggap sebagai "confounding apabila variabel tersebut bukan merupakan efek perkuat.
    -Suatu variabel dapat dianggap confounding apabila variabel tersebut berpengaruh terhadap respon.

    ReplyDelete
  102. RIZKI PAWITRASARI
    A11200820
    S1 KEPERAWATAN/3B


    Salah satu analisis statistik yang dapat digunakan untuk mengontrol variabel pengganggu adalah analisis kovarians ( Ankova ). Analisis kovarians ( Ankova ) merupakan gabungan analisis varians dan analisis regresi. Analisis kovarians dapat digunakan pada berbagai macam rancangan percobaan misalnya Rancangan Acak Lengkap (RAL ), Rancangan Acak Kelompok (RAK ) dan sebagainya.

    ReplyDelete
  103. TEGUH TENDY HERMAWAN
    A11200835
    S1 KEPERAWATAN 3B

    Variabel yang dapat memperkuat dan memperlemah hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat
    variabel pengganggu dalam penelitian dapat di kembangkan apabila efek dari variabel tersebut dapat memperkuat hubungan antara variabel, jika sebaliknya maka sebaiknya variabel pengganggu itu tidak perlu di teliti lebih jauh karena akan membuang waktu sipeneliti dan hasilnyapun tidak begitu menguntungkan bagi hasil penelitian

    ReplyDelete
  104. Nurul Hafidhah Ilmi
    A11200807
    S1 Keperawatan B

    variabel pengganggu merupakan variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan variabel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat,diukur, dan dimanipulasi, pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variabel terikat terhadap gejala yang sedang diteliti, oleh karena itu variabel bebas dan variabel terikat lebih dperkuat untuk mengendalikan variabel pengganggu.

    ReplyDelete
  105. TAUFIQ FAJAR SETYAWAN
    A11200834
    S1 KEPERAWATAN STIKES GOMBONG
    SEMESTER 6

    Apa yang harus dilakukan peneliti un tuk meminimalisir/mengontrol adanya variabel pengganggu?

    Menurut saya, munculnya variabel pengganggu diantaranya karena peneliti tidak meninjau ulang variabel bebas dan veriabel terikat atau peneliti mengabaikan karena variabel pengganggu bersifat hipotekal.Untuk meminimalisir adanya varisbel pengganggu dengan sebuah rencana rancangan percobaan , dan cek konstan, akan menyaring variabel perancu atau pengganggu terburuk. Misalnya, mengacak kelompok, menggunakan kontrol yang ketat, dan suara operasionalisasi praktek semua berkontribusi untuk menghilangkan variabel ketiga potensial atau variabel pengganggu.Untuk itu harus benar-benar meneliti dan membedakan antar variabel bebas, terikat dan variabel pengganggu.Salah satu analisis statistik yang dapat digunakan untuk mengontrol variabel pengganggu tersebut adalah analisis kovarians ( Ankova )

    ReplyDelete
  106. Nama : Bahirotul ‘Ulum
    Nim : A11200759
    Prodi : S1 Keperawatan ( 3A )
    Sebuah variabel pengganggu adalah variabel, selain variabel independen yang Anda tertarik, yang dapat mempengaruhi variabel dependen. Hal ini dapat menyebabkan kesimpulan yang keliru tentang hubungan antara variabel independen dan dependen. Anda berurusan dengan variabel pengganggu dengan mengendalikan mereka; dengan mencocokkan; dengan mengacak; atau dengan kendali statistik. Merancang percobaan untuk menghilangkan perbedaan karena variabel pengganggu sangat penting. Salah satu cara adalah dengan mengontrol variabel pengganggu. Setelah Anda telah merancang percobaan untuk mengontrol sebanyak variabel pengganggu mungkin, Anda perlu mengacak sampel Anda untuk memastikan bahwa mereka tidak berbeda dalam variabel pengganggu yang tidak dapat Anda kendalikan.

    ReplyDelete
  107. Sri Wahyuningsih
    A11200828
    S1 Keperawatan B

    Yang bisa dilakukan untuk mengontrol variabel pengganggu adalah :
    1.menyamakan variabel pengganggu atau matching agar bisa meminimalkan variabel pengganggu
    2.retraksi atau menyingkirkan dari subyek penelitian
    3.randomisaasi,yaitu pengambilan kelompok secara acak agar setiap subjek mempunyai peluang yang sama untuk kelompk yang di perlakukan oleh peneliti.

    ReplyDelete
  108. NAMA : CHASANAH SETYORINI
    NIM : A11200763
    PRODI : S1 KEPERAWATAN 3A

    Menurut pendapat saya, variable pengganggu bisa menguntungkan dan juga bisa merugikan sebuah penelitian. Agar variable pengganggu tidak merugikan, penulis harus mengontrolnya. Penulis bisa melakukan pengendalian statistik guna memurnikan perubahan-perubahan yang terjadi pada variabel terikat sebagai akibat pengaruh dari variabel luar. Untuk itu variabel bebas dan terikat lebih di perkuat untuk mengendalikan variabel pengganggu jika variabel pengganggu kemungkinan muncul lagi maka abaikan dengan tetap variabel terikat.

    ReplyDelete
  109. Nama : Thathit Hari Saputro
    NIM : A 11 200 836
    Prodi : S1 keperawatan
    Semester : 6

    variable pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti.
    Menurut saya variabel ini harus ada dalam suatu penelitian karena bersifat memperkuat terhadap penelitian yang sedang dilakukan namun didalam pembahasan tidak perlu dijelaskan lebih lanjut

    ReplyDelete
  110. Nama: Aditya Yusuf Prakoso
    Nim:A11200737
    Prodi: S1 Keperawatan 3A

    Tindakan yang harus dilakukan peneliti untuk mengurangi efek variabel pengganggu adalah: peneliti harus berhati-hati dalam melakukan validasi data sebelum melakukan validitas data, peneliti juga harus memahami betul apa pengaruh terhadap variabel yang sedang dikerjakan dan pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variabel moderat terhadap gejala yang sedang diteliti. sehingga tidak berpengaruh negatif terhadap variabel utama yang sedang diteliti

    ReplyDelete
  111. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    ReplyDelete
  112. NAMA :EFI NURIYANTI
    NIM : A11200777
    PRODI : S1 KEPERAWATAN/A
    Yang harus dilakukan peneliti terhadap variabel pengganggu ialah dengan cara variabel penelitian dan situasi perlakuan harus diatur secara ketat dengan menetapkan perlakuan kontrol, mengendalikan variansi untuk memaksimalkan variansi variabel yang berkaitan dengan hipotesis penelitian serta peneliti harus cermat membuat hipotesis.

    ReplyDelete
  113. Nama : SUPRASETYO
    Nim : A11200831
    prodi :S1 keperawatan /B
    menurut pendapat saya sebaikmnya variabel pengganggu sebaik nya di ABAIKAN saja karena dapat menggangu variabel lain

    ReplyDelete
  114. ELITE Y.P.
    A11200779
    S1 KEPERAWATAN A

    Tindakan yang harus diambil peneliti untuk mengurangi efek variabel pengganggu:
    kita harus kenali/ identifikasi variabel tersebut terlebih dahulu untuk selanjutnya dapat menentukan tindakan yang efektif.
    Bisa juga dengan melakukan manipulasi dan mengontrol variabel ialah dengan cara membuat kelompok pengendali atau pembanding. Dengan adanya kelompok pengendali, peneliti akan dapat mengontrol kemungkinan munculnya faktor-faktor yang dapat mempengaruhi proses penilaian yang valid terhadap efek kondisi perlakuan yang dikenakan pada kelompok atau obyek yang sedang diteliti.

    ReplyDelete
  115. NAMA: Chanifudin yusuf
    NIM: A11200762
    PRODI: S1 keperawatan 3A

    JAWABAN:
    menurut saya variabel pengangu di abaikan saja Variabel Pengganggu selalu ada dalam penelitian dan jika tidak dikendalikan oleh peneliti, variabel pengganggu adalah suatu ancaman yang besar bagi peneliti karena bisa menyebabkan hasil penelitiannya tidak baik

    ReplyDelete
  116. Nama :Veber Ali Sabana
    NIM :A11200844
    Prodi :S1 Keperawatan
    Kelas :3 B
    Cara yang dilakukan oleh peneliti untuk mengurangi atau mengontrol Variabel Pengganggu ?

    Menurut pendapat saya, Variabel pengganggu tidak bisa mempengaruhi peranan yang dikehendaki, Untuk itu sebelum terlaksananya penelitian, Sebabai peneliti akan lebih baik sebaiknya membuatkan terlebih dahulu Kerangka konsepnya, analisa data dan desainya. yang diantaranya mengenai identifikasi variabel pengganggu yang mungkin bisa timbul, mengantisipasi yang telah dilakukan oleh peneliti agar terhindar dari variabel pengganggu dan mengevaluasi apakah mungkin masih ada variabel pengganggu.

    ReplyDelete
  117. Nama: erick dicky prasetya
    Nim :a11200780
    Prodi :s1keperawatan 3a

    Menurut saya simpel aja sih , jika variabel pengganggu tidak mendukung acuhkan saja fokus pd data kita tpi jika mendukung bisa kita masukan pd data kita

    ReplyDelete
  118. NAMA ; ANSORIL ZIHAD
    NIM ; A11200744
    smester/tingkat :6/3
    prodi / kelas : s1 keperawatan/ A

    Peneliti harus benar benar mengetahui apa itu variabel pengganggu agar tau bagaemana menyikapinya,dan pastikan ranycangan awal penelitian yang baik agar kita tau nanti jadinya akan sepertin apa seperti membuat disain penelitian yang kita lakukan,salah sasatunya dengan membuat desinge atau anycangan lingkungan

    ReplyDelete
  119. DINI P
    A11200775
    S1 KEPERAWATAN A

    Kalo menurut saya agar dapat mengurangi adanya variabel pengganggu adalah tidak meninggalkan dari kasus yang sedang diteliti

    ReplyDelete
  120. NAMA : Arif Nyatmoko
    PRODI : S1 Keperawatan
    NIM :A11200748

    Variabel Penggangu Dalam Penelitian

    Variabel bebas, tergantung, kontrol dan moderat merupakan variable-variabel kongkrit. Ketiga variable, yaitu variable bebas, kontrol dan moderat tersebut dapat dimanipulasi oleh peneliti dan pengaruh ketiga varaibel tersebut dapat dilihat atau diobservasi. Lain halnya dengan variable pengganggu, variable tersebut bersifat hipotetikal artinya secara kongkrit pengaruhnya tidak kelihatan, tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara varaibel bebas dan tergantung yang sedang diteliti. Oleh karena itu, variable pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti.

    ReplyDelete
  121. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    ReplyDelete
  122. Nama : Ardi Nur Faizal
    NIM : A11200746
    Prodi : S1 Keperawatan / A

    Peneliti harus berhati hati dalam melakukan validitas data, sebelum melakukan validitas data yang akurat. Mengontrol agar variabel pengganggu tidak dapat mempengaruhi hubungan yang dikehendaki. Langkah tersebut dapat dimulai sejak menyatakan konsep, memilih desain penelitian dan analisis data. Secara praktis seringkali tidak dapat dilakukan pengontrolan melalui desain penelitian sehingga langkah terakhir yang dapat dilakukan adalah menggunakan analisis statistik. Salah satu analisis statistik yang dapat digunakan untuk mengontrol variabel pengganggu tersebut adalah analisis kovarian yang merupakan gabungan antara analisis varians dan analisis regresi.

    ReplyDelete

Menulis latar belakang penelitian

Tugas Individu Kelas Reguler A-B 2017 Tugas Menyusun Latar Belakang Penelitian Deskripsi: Keberhasilan menyusun latar belakang, sangat menen...